Oleh: ptp2007 | April 8, 2008

MIE IJO KAYA SERAT

Kesimpulan dari kuisioner yang telah dibagikan:

Dari 28 koresponden yang mengisi kuisioner, 82,9% menyatakan suka mengkonsumsi mie. Pada pertanyaan nomor 1, terdapat 82,9% koresponden suka mengkonsumsi mie. Pertanyaan nomor 2 diketahui 46,40% koresponden mengkonsumsi mie dengan intensitas kadang-kadang. Terdapat 19 orang lebih sering mengkonsumsi mie instant daripada mie kering dan mie basah, sebagian besar menyukai mie. Untuk inovasi produk mie ijo kaya serat 92,86% setuju dengan inovasi ini dengan jenis mie yang dipilih yaitu mie basah. Untuk bentuk yang diinginkan, 16 koresponden menyukai bentuk keriting/bergelombang, tetapi jika ditawarkan bentuk mie pipih penjang menyerupai pasta spaghetti, sebanyak 53,57% koresponden setuju dengan berat bersih yang diinginkan yaitu 200-300 gram. Sedangkan pada hasil kuisioner, harga yang diinginkan adalah berkisar antara Rp.1000-2000


Tanggapan

  1. ass.
    saya ingin bertanya, menurut kelompok anda. kira-kira apakah konsep produk yang anda ujikan kira-kira sukses atau tidak? kalau tidak, nagaimana anda menyikapinya? terima kasih

  2. assalamualaikum wr wb…
    setelah saya melihat hasil kuisioner kelompok anda. yang mau saya tanyakan:
    1). dari harga yang diinginkan koresponden antara 1000-2000, dan harga yang anda twarkan 3000-4000. bagaimana anda mensiasati harga dari produk anda yang lumayan mahal,(konsumen menginginkan sama seperti harga pada mie instan yang ada di pasaran,spt indomie dll)….?
    2). gimana harga dari produk pesaing anda….? kelebihan dari produk pesaing…..?

  3. Assalammualaikum
    Saya tadi agak bingung, tentang pernyataaan anda yang menyebutkan bahwa “16 dari responden mnyukai bentuk keriting/bergelombang, namun bila ditawarkan bentuk pipih menyerupai pasta spaghetti”. Itu maksudnya bagaimana? apakah mereka menyukai dua-duanya? bila iya, bentuk manakah yang akan anda gunakan untuk produk anada?

  4. sebelumnya saya ucapkan terimaksih untuk semua respon dari teman-teman baik saran, pertanyaan maupun kritiknya.
    saya akan mencoba menjawab pertanyaan saudara Nasikhudin tentang bagaimana kami mensiasati harga produk kami yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
    pertama yang perlu diingat adalah bahwa harga yang kami tawarkan kepada konsumen relatif murah jika para responden mau mengamati bahwa berat mie dari produk yang kami tawarkan adalah 300 gr, sedangkan jika dibandingkan dengan berat dari mie instan di pasaran umumnya adalah 80 gr, jadi meskipun harga produk kami lebih mahal bila dibandingkan dengan mie instan pada umunya, tapi produk kami dapat menjadi kurang lebih 4 porsi jika diolah. menurut kami hal itu sudah sebanding dengan harga mie instan di pasaran.
    pertanyaan kedua mengenai pesaing kami,.
    disini kami akan menjelaskan mengenai kelebihan produk kami bila dibandingkan dengan produk pesaing. kelebihan dari produk kami adalah produk kami kaya akan serat yang diperoleh dari bahan baku yang kami gunakan yaitu tepung ubi jalar sebagai komplementer tepung terigu dan sawi sebagai pewarna alaminya, selain itu mi hijau pada umunya di jual sebagai mie basah sehingga mempunyai kekurangan yaitu akan cepat rusak, jadi kami memberikan konsep mie hijau dalam bentuk kering. terimaksih

  5. ass,,,,,
    saya cukup tertarik dengan produk kelompok anda tawarkan. khususnya kandungan serat yang terdapat di dalamnya,ditambah akhir – akhir ini masalah pencernaan cukup populer dikalangan masyarakat.

    1) Saya belum begitu mengerti sebenarnya produk anda ini khusus mie untuk spagheti atau bisa untuk masakan yang lain?
    2) Apakah konsep yang semula dibuat akan diganti sesuai dengan hasil kuisioner yang telah diambil? Bagaimana anda menyikapi pendapat – pendapat yang tidak disetujui?

    sekian thx b4

  6. ass. produk inovasi ini cukup menarik buat saya. yang ingin saya sarankan masalah harga yang diinginkan oleh konsumen dan harga yang dipatok pada produk mie ijo ini. harga pada mie ijo sendiri berkisar 3000-5000 sedangkan harga yamg diminta oleh para konsumen berkisar 1000-2000. disini saya ingin menyarankan agar isi dan kemasan pada produk anda ini diperkecil sehingga dapat dinikmati semua kalangan dan juga dapat memenuhi kebutuham konsumen. trims

  7. Asslamualaikum Wr.Wb.
    Ucapan syukur alhamdulillah, saya dapat kesempatan untuk memberikanm sedikit saran dan pertanyaan.
    Dalam hasil kuisioner anda ada sedikit kejanggalan itu menurut saya, yakni mengenai harga yang dinginkan konsumen sebesar 1000 – 2000 rupiah dengan berat produk anda yang begitu besar, 200- 300 gram. Kalau qt analisa konsumen, tentunya konsumen mengingikan produk dengan kualitas yang bagus tetapi dengan harga yang murah.Menurut saya jika mengacu pada analisa seperti ini, hasil kuisioner anda ada sedikit kejanggalan terutama mengenai hal tadi.Sebelumnya saya mau tanya, Apakah di dalam kuisioner anda juga mnampilkan design produk anda secara visual? jika tidak, menurut saya itulah yang menjadi penyebab di mana harga yang dinginkan konsumen tidak sebanding dengan berat produk yang anda tawarkan.Apakah di dalam kuisioner anda juga dalam menyebutkan masalah harga diberikan pilihan harga atau diisikan terserah oleh konsumen? jika tidak diberi pilihan, dimungkinkan data anda dalam masalah harga menurut saya tidak akan bisa valid karena konsumen tidak mengetahui design produk yang akan anda tawarkan. Mungkin itu saja pertanyaan dan saran yang saya berikan, terima kasih atas perhatiannya dan saya tunggu jawaban dan tanggapan anda, terima kasih

  8. Terima kasih atas tanggapan dari teman2 semuanya..
    Disini saya akan menanggapi beberapa pertanyaan telah dituliskan.
    Untuk Taufik Hidayat, kami yakin produk kami dapat sukses dipasaran dan akan mendapatkan posisi dalam pasar, hal ini disebabkan kami memiliki keunggulan lain dari produk mie yang ada sebelumnya. Kami menyediakan mie hijau yang kering dengan masa penyimpanan dapat lebih lama, sedangkan mie ijo sebelumnya adalah produk mie basah dengan masa simpan yang sanyat sebentar. Selain itu mie ijo ini diperkaya serat, dan menggunakan bahan alami dalam komposisinya. Demikian lah kelebihan dari produk kami sehingga kami dapat yakin mie ijo akan mendapatkan posisi di pasar.
    Mengenai masalah harga, kami menempatkan jenis produk mie ijo, berbeda dari jenis mie instan maupun mie basah. Sehingga dalam penetapan harganya pun, tidak bijaksana bila kami membandingkan dengan produk tersebut tadi. Oleh karena itu kami membandingkan dengan harga mie yang hampir sejenis yang telah ada di pasaran sebelumnya, yitu berkisar antara 3000-5000 rupiah.
    Menanggapi pertanyaan Saiful Rokhim, dalam pandangan masyarakat sekarang ini, mie ijo adalah mie basah dengan bentuk bergelombang, oleh karena itu banyak koresponden menyukai mie ijo bergelombang, disini kami ingin menawarkan kepada masyarakat suatu tampilan mie ijo yang lain dari pada yang lain dan ketika kami tanyakan ternyata direspons dengan baik pula oleh koresponden.

  9. Terima kasih atas semua partisipasi Anda,
    Menanggapi komentar Taufik H, produk kami memang merupakan produk baru, tetapi dengan inovasi yang kami berikan, mengamati produk mie yang telah ada di pasaran & kebutuhan serat konsumen, kami yakin bahwa produk kami akan sukses.

    Serat atau lebih tepatnya serat makanan (dietary fiber) yang baik dan berguna bagi kesehatan adalah serat alami. serat yang kami buat dibuat dari ekstrak tumbuh-tumbuhan, oleh sebab itu juga dapat disebut serat alami. Orang dewasa membutuhkan serat sekitar 20-30 gram per hari. Pola konsumsi masyarakat perkotaan yang cenderung mengikuti pola makan yang tinggi lemak kurang serat. Serat dapat mencegah gangguan atau kelainan jantung dan pembuluh darah.(Sinaga Ernawati, 2006)

    Dengan begitu, diharapkan produk kami dapat memberi sedikit kontribusi tentang kondisi kesehatan masyarakat.

    Terima kasih…

  10. Produk anda memang bagus, tapi Saya ingin menanyakan :
    1. Dari 28 koresponden tersebut dari kalangan apa(segmentasi pasar)khususnya 200-300gr?
    2. Apakah mie ijo anda juga terdapat bumbu-bumbu seperti saos,kecap dll seperti halnya produk mie lainnya?apakah bumbu tersebut akan berpengaruh dengan kandungan serat mie ijo anda?

  11. ass,,
    pada pertanyaan yang ke-2 dari quisioner anda, bahwa dari 28 responden terdapat 19 koresponden yang lebih suka mengkonsumsi mie instan dari pada mie kering atau mie basah..itu menìndikasikan bahwa konsumen masih menyukai sesuatu yang instan, lalu bagaimana anda mengubah kebiasaan masyarakat yang dulunya menyukai mie instan menjadi lebih menyukai mie anda,, terimakasih

  12. ass,,
    berdasarkan hasil quisioner anda yang menyatakan bahwa terdapat 19 orang lebih sering mengkonsumsi mie instant daripada mie kering dan mie basah,itu menandakan bahwa konsumen lebih menyukai produk mie instant hal itu mungkin dikarenakan harga yang terjangkau dan efisien dalam arti menghemat waktu atau tidak memerlukan waktu yang cukup lama untuk menyajikannya yang ingin saya tanyakan mengapa produk mie ijo kaya serat tidak dibuat dalam bentu mie instant melainkan dibuat dalam bentuk mie kering???trus dinyatakan bahwa berat bersih yang diinginkan yaitu 200-300 gram. Sedangkan pada hasil kuisioner, harga yang diinginkan adalah berkisar antara Rp.1000-2000,,apakah dengan berat bersih yang seperti itu akan menguntungkan anda sebagai pihak produsen???seandainya mie ijo kaya serat dibuat dalam bentuk mie instant mungkin harga akan terjangkau sehingga antara konsumen dan produsen sama-sama untung,,,terimakasih

  13. Assalamualaikumwrwb
    Salam Dasyat Luar Biasa..
    Wah sudah banyak komentar yang telah disampaikan pada konsep mie ijo kaya serat. Hal ini menunjukkan betapa mie ijo akan menjadi “magnet” namun perlu kajian yang masih mendalam lagi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Kami menyebar kuisioner sebanyak 28 koresponden, dan itu sebagian besar adalah mahasiswa, kenapa? Karena mahasiswa merupakan orang-orang yang memiliki pengetahuan serta kritis dan kami juga berharap bahwa akan terjadi suatu timbal balik positif.
    Perlu diketahui juga untuk mie ijo ini tidak ada tmbahan bumbu layaknya mie instan di pasar, oleh karena itu konsumen bisa menambahkan bumbu menurut selera mereka sehingga lebih bebas dalam menentukan rasa sesuai food habit mereka. Ini adalah dasar kenapa kami tidak menambahkan bumbu seperti di mie instan yang telah beredar.
    Baik saya akan menanggapi pertanyaan dari saudara andika, untuk harga pada kuisioner kami telah kami berikan multiple choice yakni diantarany 3rbu-4rbu, 1rbu-2rbu. Sedangkan untuk design produk tidak kami tampilkan, ini adalah kuisiner berupa multiple choice dan beberapa pernyataan. Kami memiliki keyakinan bahwa dengan berat 300gr koresponden sudah mengerti bahwa ini lebih berat dibandingkan dengan produk mie instant 80gr.
    Sekian..hope helpfully..
    Wassalamualaikumwrwb

  14. makasih buanyak bwt temen2 yang dah ngasih tanggapan… saya mau coba menanggapi pertanyaan Novi Setyo….
    Produk kami ini bukan mie khusus spagheti, tapi mie kering, dan bukan mie instan yang disertai dengan bumbu didalam kemasan…
    Untuk konsepnya, itu tidak akan dirubah, hanya segmentsi pasar saja yang akan di ganti dan kami juga akan mengembangkan konsep yang seseuai dengan permintaan konsumen dengan segmentasi pasar yang sesuai.

  15. Saya ingin menyampaikan sedikit bertanya..
    Seperti kita ketahui semua,kebanyakan dari produk mie terutama mie instan pasti mengandung bahan pengawet yang berdampak kurang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak/terlalu sering,.
    Tetapi disisi lain jika tidak menggunakan bahan pengawet mungkin daya tahan mie tersebut kurang lama…
    Pertanyaan saya,bagaimana strategi anda terhadap produk anda supaya produk yang anda miliki bisa tahan lama&tidak membahayakan bagi konsumen anda???
    (dalam hal ini kita ansumsikan bahwa produk anda banyak yang mengkonsumsi,bahkan ada yang menjadi korban akibat produk anda)

  16. ass..
    trims bt pertanyaannya.
    saya akan coba jawab pertanyaan dari saudara mirza.
    1.semua koresponden diambil dari kalangan mahasiswa.
    dan jelas segmentasi pasarnya untuk kalangan mahasiswa tetapi tidak menutup kemungkinan nantinya bisa berkembang..
    2.untuk mie ijo ini tidak ada tmbahan bumbu layaknya mie instan di pasar,agar konsumen bisa menambahkan bumbu menurut selera mereka sehingga lebih bebas dalam menentukan rasa sesuai food habit mereka. Ini adalah dasar kenapa kami tidak menambahkan bumbu seperti di mie instan yang telah beredar.

  17. Terima kasih bwt pertanyaannya, pertanyaan dari saudara Ricky hermansyah sangat bagus dan sangat membangun, untuk masalah bahan pengawet, kita memang kita memakai bahan kimia yang jika dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan efek yang kurang baik, kami menggunakan bahan kimia tersebut karena kami kesulitan mencari pengganti bahan tersebut, dengan acuan tadi yaitu memperpanjang daya tahan dari mie ijo tersebut. Namun kami benar-benar memperhatikan batas-batas aman dan standar yang ditetapkan oleh departemen kesehatan atau pemeritah serta instansi terkait, yang mana batasan-batasan tersebut aman untuk dikonsumsi, dan masuknya bahan pengawet dengan perantaraan mie tersebut masih bisa ditolerir oleh tubuh manusia…, trim’ B4


Beri tanggapan

Your response:

Kategori