FERMENTASI DAN MIKROORGANISME YANG TERLIBAT


Ragam produk fermentasi sangatlah banyak dan beragam baik yang berasal dari Indonesia ataupun dari berbagai negara. Tiap prduk melibatkan satu atau lebih mikroorganisme.  Apabila lebih dari satu mikrobia maka akan terjadi suatu kondisi yang saling mendukung untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan manusia. Produk fermentasi ada yang telah diketahui macam dan fungsi mikrobianya adapulan yang belum diketahui secara pasti. Beriktu beberapa produk fermentasi dan mikroorganisme yang terlibat di dalamnya dengan beberapa peran yang tela diketahui.

  • Fermentasi Tempe

Tempe merupakan hasil fermentasi dari kedelai menggunakan jamur Rhizopus oryzae. Tempe selain dibuat dari kedelai dapat juga dibuat dari berbagai bahan nabati berprotein . Pada substrat kedelai jamur selain berfungsi mengikat/menyatukan biji kedelai sehingga menjadi satu kesatuan produk yang kompak juga menghasilkan berbagai enzim yang dapat meningkatkan nilai cerna tempe saat dikonsumsi.

  • Fermentasi Tape

Tape dibuat dari ubi kayu ataupun beras ketan dan merupakan makanan yang populer di Indonesia dan Malaysia. Dalam pembuatan tape setidaknya terlibat tiga kelompok mikroorganisme yaitu mikrobia perombak pati menjadi gula yang menjadikan tape pada awal fermentasi berasa manis. Mikrobia yang banyak dianggap penting dalam proses ini adalah Endomycopsis fibuliger sertaeberapa jamur dalam jumlah kecil. Adanya gula menyebabkan mikrobia yang mengunakan sumber karbon gula mampu tumbuh dan menghasilkan alkohol. Yang masuk dalam kelompok ini adalah Saccharomyces dan Cabdida yang menybabkan tape berubah menjadi alkoholik. Adanay alkohol juga memacu tumbuhnya bakteri pengoksidasi alkohol yaitu Acetobacter aceti yang mengubah alkohol menjadi asam asetat dan menyebakan rasa masam pada tape yang dihasilkan.

  • Fermentasi Alkohol

Produk beralkohol sangatlah beragam mulai dari pangan hingga energi. Produk pangan yang paling lama dikenal adalah wine dan bir. Mikroorganisme yang terlibat terutama adalah khamir dari genus Saccharomyces sp. Saccharomyces yang paling banyak digunakan adalah S. cerevisiae dan S. carlbergensis. Khamir ini akan mengubah gula pada substrat menjadi alkohol pada kondisi aerob. Jika khamir ini ditumbuhkan pada suasan aerob maka akan dihasilkan sel lebih banyak daripada metabolitnya dan ini dimanfaatkan untuk produksi ragi roti.

  • Fermentasi Asam Asetat

Bakteri Acetobacter aceti merupakan baktei yang mula pertama diketahui sebagai penghasil asam asetat dan merupakan jasad kontaminan pada pembuatan wine. Saat ini bakeri Acetobacter aceti digunakan pada produksi asam asetat karena kemampuanya mengoksidasi alkohol menjadi asam asetat.

  • Fermentasi Asam Laktat

Fermentasi asam laktat banyak terjadi pada susu. Jasada yang paling berperan dalam fermentasi ini adalah Lacobacillus sp. Laktosa diubah menjadi asam laktat. Kini asam laktat juga digunakan untuk produksi plastik dalam bentuk PLA

  • Fermentasi Asam Sitrat

Asam sitrat dihasilkan melalui fermentasi menggunakan jamur Aspergillus niger. Meskipun beberapa bakteri mampu melakukan, namun yang paling umum digunakan adalah jamur ini. Pada kondisi aerob jamur ini mengubah gula atau pati menjadi asm sitrat melalui pengubahan pada TCA

  • Fermentasi Asam Glutamat

Asam glutamat digunakan untuk penyedap makanan sebagai penegas rasa. Mula pertama dikembangkan di Jepang. Organisme yang kini banyak digunakan adalah mutan dari Corynebacterium glutamicum.

  • Fermentasi Vitamin

Vitamin selain dapat diperoleh dari berbagai tumbuhan juga dapat dihasilkan secara fermentasi. Teruatam vitamin B. Mikroorganisme yang teribat dalam produksi vitamin ini adalah kapang askomisetes Eremothecium ashbyii dan  Ashbya gossypii. Kapang (Candida flaeri,C. famata, dsb) dan bakteri dapat juga digunakan untuk produksi. Hasil yang dicapai dapat lebih dari 20 g riboflavin per liter kultur cair yang dilakukan secara steril dan kondisi aerob dengan medium yang mengandung molase atau minyak tumbuhan sebagai sumber karbon utama.

  • Fermentasi Yogurt

Produksi yogurt dimulai dengan kondisioning susu. Kandungan air pada susu mula pertama diturunkan hingga 25% dengan evaporasi vacuum dan ditambahkan 5% susu bubuk. Sebagai tahap akhir kondisioning, susu dipanaskan pada suhu 86 – 930C selama 30 – 60 menit. Hal ini akan menyebabkan beberapa protein mengalami pemecahan dan mikrobia kontaminan akan terbunuh. Setelah itu didinginkan pada suhu 450C dan ditambahkan campuran Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus dalam perbandingan 1:1.

  • Fermentasi Kefir

Kultur starter kefir disebut butiran kefir, mengandung mikrobia yang terdiri dari bakteri dan khamir yang masing-masing berperan dalam pembentukan cita rasa dan struktur kefir. Bakteri menyebabkan terjadinya asam sedangkan khamir menyebabkan terjadinya pembentukan alkohol dan CO2 pada proses fermentasi. Hal inilah yang membedakan rasa yoghurt dan kefir. Komposisi mikrobia dalam butiran kefir dapat bervariasi sehingga hasil akhir kefir kadang mempunyai aroma yang bervariasi. Spesies mikrobia dalam bibit kefir diantaranya Lactocococcus lactis, Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus kefir, Lactobacillus kefirgranum, Lactobacillus parakefir. Semua mikrobia yang tersebut tadi mempunyai fungsi dalam pembentukan asam laktat dari laktosa. Lactobacillus kefiranofaciens sebagai pembentuk lender (matriks butiran kefir), Leuconostoc sp. Membentuk diasetil dari sitrat dan Candida kefir pembentuk etanol dan karbondioksida dari laktosa. Selain itu juga ditemukan Lactobacillus brevis dan khamir (Torulopsis holmii dan Saccharomyces delbrueckii).

  • Fermentasi Keju

Keju juga hasil fermentasi susu, tetapi dalam proses produksi yang lebih kompleks. Perbedaan bakteri  yang berperan menyebabkan waktu fermentasi yang lebih lama dari yogurt. Keju sangta beragam, tedapat lebih dari 20 klas dan ratusan vaietas, namun awal prosesnya adalah sama.

  • Fermentasi Nata deCoco

Nata de coco sebenarnya adalah selulosa murni produk kegiatan mikrobia Acetobacter xylinum. Mikrobia ini dapat merubah gula menjadi selulosa. Jalinan selulosa inilah yang membuat nata terlihat putih. Sebagai makanan berserat, nata de coco memiliki kandungan selulosa ± 2,5 % dan lebih dari lebih dari 95 % kandungan air. Nata de coco memiliki kandungan serat kasar 2,75 %, protein 1,5 – 2,8 %, lemak 0,35 % dan sisanya air

  • Fermentasi Kombucha

Kombucha tea (teh kombucha) merupakan produk minuman tradisional hasil fermentasi larutan teh dan gula dengan menggunakan starter mikrobia kombucha  (Acetobacter xylinum dan beberapa jenis khamir) dan difermentasi selama 8 – 12 hari.

Proses fermentasi kombucha dimulai ketika kultur mengubah glukosa menjadi alkohol dan CO2, kemudian bereaksi dengan air membentuk asam karbonat. Glukosa berasal dari inversi sukrosa oleh khamir menghasilkan glukosa dan fruktosa. Acetobacter sebagai bakteri utama dalam kultur kombucha mengoksidasi etanol menjadi asetaldehid lalu kemudia menjadi asam asetat. Aktifitas biokimia yang kedua dari bakteri Acetobacter adalah pembentukan asam glukonat yang berasal dari oksidasi glukosa. Sukrosa dipecah menjadi glukosa dan fruktosa oleh khamir. Pada pembuatan etanol oleh khamir dan selulosa oleh Acetobacter xylinum, glukosa dikonversi menjadi asam glukonat melalui jalur fosfat pentosa oleh bakteri asam asetat, sebagian besar fruktosa dimetabolisme menjadi asam asetat dan sejumlah kecil asam glukonat. Bakteri asam laktat juga menggunakan glukosa untuk mensintesis selulosa mikrobia. Fruktosa masih tertinggal sebagian dalam media fermentasi dan diubah menjadi bentuk yang lebih sederhana oleh mikroorganisme sehingga dapat digunakan sebagai substrat fermentasi. Kultur dalam waktu bersamaan juga menghasilkan asam-asam organik lainnya. Bakteri Acetobacter xylinum mengubah gula menjadi selulosa yang disebut nata/partikel dan melayang di permukaan medium. Jika nutrisi dalam medium telah habis dikonsumsi, kultur akan berhenti tumbuh tetapi tidak mati. Kultur akan aktif lagi jika memperoleh nutrisi kembali. Bakteri asam asetat memanfaatkan etanol untuk tumbuh dan memproduksi asam asetat. Adanya asam asetat akan menstimulasi khamir untuk memproduksi etanol kembali. Interaksi simbiosis ini ditemukan pada Glukonobacter dan Saccharomyces cerevisiae. Konsentrasi asam asetat dalam kombucha hanya meningkat sampai batas tertentu lalu mengalami penurunan. Hal ini terjadi karena pemanfaatan asam asetat lebih lanjut oleh Acetobacter xylinum ketika jumlah gula dalam media teh mulai habis. Penurunan kadar asam ini juga dikarenakan fermentasi etanol oleh khamir juga mengalami penurunan dikarenakan pH yang sangat rendah serta mulai habisnya gula dalam larutan.

  • Fermentasi Sauerkraut

Sauerkraut adalah fermentasi kobis menggunakan bakteri asam laktat sehingga beras masam. Kobis dibersihkan dari bagian yang hijau, rusak dan kotor, dicuci kemudian diiris kecil-kecil selebar + 1 mm. Irisan kobis ini kemudian  dimasukkan ke dalam tangki atau wadah kemudian ditambahkan larutan garam 2,25% dan diaduk serata mungkin. Bakteri yang memulai fermentasi adalah Leuconostoc mesenteroides dan dilanjutkan oleh Lacotabacillus brevis, Lb. plantarum dan Pediococcus cerevisiae. Suhu optimal untuk fermentasi ini adalah 25 – 300C dengan waktu 2 – 3 minggu. Suhu di atas 300C mengakibatkan produksi asam berlebihan sedang jika suhu kurang dari 250C sering muncul flavor dan warna yang tidak diharapkan serta waktu fermentasi menjadi sangat lama.

  • Fermentasi Kecap

Kecap dibuat melalui proses fermentasi kedelai.

Tahap pertama, kedelai dan gandum dicampur kemudian diinokulasi dengan kapang Aspergillus dan diinkubasi selama 3 hari, hasilnya disebut koji pada tahap ini akan terjadi perubahan-perubahan biokimiawi dimana enzim protease yang dihasilkan oleh mikrobia akan menghidrolisis protein kedelai. Protein akan diubah menjadi bentuk protein terlarut, peptida, pepton dan asam-asam amino sedangkan karbohidrat diubah oleh aktivitas enzim amilolitik menjadi gula reduksi.

Tahap kedua, koji dipindah ke tangki fermentasi dicampur dengan larutan garam dan disebut moromi. Fermentasi ini berlangsung selama lebih dari 6 bulan. Pada tahap ini konsentrasi garam berpengaruh terhadap hidrolisis protein dan kecepatan pembentukan asam laktat serta alkohol. Pada tahap ini tumbuh khamir yang halotoleran. Asam-asam amino, terutama asam glutamat merupakan komponen pendukung flavor. Komponen flavor lainnya adalah asam lemak (seperti palmitat), alkohol (seperti amil alkohol) dan senyawa-senyawa organik lainnya (seperti pirazin, aldehid, keton, ester). Nilai pH yang rendah pada fermentasi moromi menstimulasi pertumbuhan khamir halotoleran seperti S. rouxii, Z. major, Z. sulsus dan Z. japonicus. Khamir dapat menghasilkan etanol dan komponen-komponen aroma dan flavor yang spesifik. Pada kondisi aerob, S. rouxii dapat mengubah glukosa menjadi gliserol yang merupakan komponen flavor yang penting. Beberapa jenis khamir dapat menghasilkan komponen furfural yang merupakan flavor kecap yang spesifik.

  • Fermentasi Roti

Mikroorganisme yang digunakan dalam fermentasi roti adalah Saccharomyces cerevisiae yang oleh masyarakat umum disebut ragi roti atau fermipan.

Fungsi ragi roti adalah untuk membentuk roti sehingga mengembang dan muncul rongga udara.

setelah adonan diuleni dan dicampur dengan ragi roti maka adonan yang sudah kalis ini didiamkan beberapa saat untuk memberi kesempatan khamir Sc ini tumbuh. selama tumbuh akan menghasilkan gas karbon dioksida. karena adonan kalis maka gas ini akan terjerap dalam adonan dan adonan akan mekar. jika adanan ini diolah lebih lanjut maka akan ada ruang dalam roti yang terbentuk misal pada roti tawar dan donat. jika tumbuhnya khamir ini kurang baik atau gas kurang maka jika dibuat roti akan tidak jadi atau disebut bantat.

masyarakat kadang mnyaasati proses inidengan menggunakan soda kue karena karbonat juga akan dilepas seperti CO2 namun hasilnya akan lain karena menggunakan soda kue akan menghasilkan roti yang rapuh.

About these ads

98 thoughts on “FERMENTASI DAN MIKROORGANISME YANG TERLIBAT

  1. assalamu’alaikum…saya tertarik dengan artikel bapak. saya mohon bantuan untuk mencari metode analisis alkohol hasil fermentasi, tolong di kirim ke email saya..terimakasih

  2. setahu saya Y2 yang dikembangkan oleh Laboratorium Mikrobiologi Fak Pertanian UGM. silahkan hubungi Prof Triwibowo Yuwono beliau dulu banyak penelitian dengan khamir ini

  3. metode analisis dapat dilihat di download artikel dan juga artikel di blog saya. mohon maaf saya tidak kirim via email dengan maksud agar dapat dipakai besama.
    salam
    nur

  4. Pak, saya ingin menanyakan media untuk pertumbuhan bakteri dan khamir pada terasi. Saya sedang melakukan penelitian mengenai identifikasi mikroba pemfermentasi terasi toboali. saya sudah membuat media NA, PCA dan PDA yang ditambahi NaCl supaya mikroba halofil dapat tumbuh, tapi media yang saya buat jadi setengah beku. Apakah NaCl yang saya tambahkan terlalu banyak? Saya menambahkan sebanyak 56 g NaCl dalam 400 ml air + komposisi media lainnya. Asumsi saya, karena dalam proses pembuatan terasi toboali diperlukan 150 gram agram pada 3 kg udang basah (1 kg udang kering).
    Terima kasih atas bantuan bapak

  5. guntuk bakteri halofil sebaiknya gunakan medium halophile HP 101
    Medium 625: HP 101 HALOPHILE MEDIUM

    Peptone 10.0 g
    Yeast extract 1.0g
    MgSO4 x 7 H2O 4.3g
    NaNO3 2.0g
    NaCl 100.0g
    Agar 20.0g
    Distilled water 1000.0ml
    Atur pH 7,2

  6. Pak, sy sdg melakukan ujicoba pembuatan bioetanol dgn 3kg gula pasir. Mohon bantu info bgm proses fermentasinya, bgm langkah2nya.
    Berapa liter air, berapa gr ragi (saya pakai fermipan), perlukah /berapa gr Urea / NPK, dan berapa lama waktunya ??
    Mhn jawaban dikrm juga ke email sy: vontius@yahoo.com
    Sy ucapka banyak terimakasih.
    Vontius.

  7. dibuat miring agar untuk memperluas permukaan sehingga dengan jumlah media yang sedikit dapat tempat yang cukup banyak untuk pertumbuhan sebagai kultur sediaan.

  8. EM dapat diperbanyak langsung pada substrat campurkan 5% EM ke dalam substrat maka mikroorganisme akan tumbuh sesuai dengan kondisi yang sesuai (mikroorganisme yang ada dalam EM4) tidak semuanya akan tumbuh denan baik tergantung suhu dan jenis substratnya. yang sesuai akan tumbuh baik dan itu kita gunakan sebagai starter untuk proses berikutnya.
    salam
    nur

  9. pak,sy sedang melakukan penelitian tentang nata de rice.sy mo tanya: SII nata yang baik itu seperti apa?dan komposisi air cucian beras itu terdiri dari apa saja?

  10. saya belum menemukan SII nata dan komposisi air cucian beras karena tergantung varietas beras yang dicuci, mestinya dianalisis sendiri. biar jadi sumber informasi.
    maaf tidak dapat menjawab dengan baik
    salam
    nur

  11. permisi,,
    tau cara membuat cuka apel engga?
    atau produk bioteknologi lainnya yang bisa dibuat dalam kurun waktu seminggu,,
    kalau ada tolong kirim email ke saya,,
    sebelumnya terimakasih.

    • cara buat cuka apel hampir sama dengan cuka yang lainnya yaitu melaui fermentasi alkohol lalu fermentasi cuka yang umumnya dilakukan secara aerob. pada industri kecil biasanya digunakan galon air. belum ada ya artikel saya tentang ini? mungkin nanti saya masukkan. itu cara yang gampang kok dan diterapkan di cuka apel tahesta atau yang lain.
      banyak produk mikrobia yang dapat dibuat dalam waktu kurang satu minggu, justru yang penting bagaimana kita mengembangkan produk ini agar dapat dipasarkan dengan baik, misal tape, tempe, terasi, etanol, ds

  12. mohon maaf jawabnya telat karena sejak tanggal 23 januari hingga 30 januari saya off shingga banyak pertanyaan yang masuk dan saya tidak tahu mana yang mndesak. baru hari ini kebaca.
    tahapan pembuatan cuka apel
    apel dipotong-potong kemudian direbus untukmemperoleh ekstraknya. ekstrak yang diperoleh dimasukkan dalam wadah (galon air) untuk dilakukan fermentasi menggunakan saccahromyces untuk menghasilkan alkohol 9bisanya ditambah gula 10%). setelah 1 – 2 minggu maka dilakukan pembukaan tutup (menjadi fermentasi aerob untuk mengubah alkohol menjadi cuka. umunya dilakukan secara alami namun lebih baik jika dengan acetobacte. dan dibiarkan selama 2 minggu. kur kadar asamnya apa sudah sapai 3% atau belum jika sudah dapat dipanen dengan penyaringan lalu pembotolan.

  13. assalamu’alaikum wr.wb.
    bagus sekali blognya pak.
    pak Nur tolong dijelaskan apa saja yg terjadi ketika adonan roti difermentasikan.
    terimakasih
    wassalamu’alaikum wr.wb.

  14. Maaf saya lanjutkan ya.. bapak, berkenaan dengan jamur teh kombocha karena selama ini saya mengkomsumsinya tetapi saya dengan dari teman tentang harasmnya mengkonsumsi karena kandungan alkohol membuat saya jadi ragu-ragu lagi padahal manfaatnya sudah mulai saya rasakan.. mohon bantuannya saya sangat berterima kasih sekali

    • mengenai alkohol, banyak pendpat. tape sangat tinggi kadar alkoholnya (sma dengan bir bintang) anda mengkonsumsi? kalau tidak syukurlah. kecap juga ada. kefir begitu pula. kombucha ada namun sebenarnya bukan yang utama, jadi apakan keberadaan alkohol itu diharapkan (sebenarnya tidak) tapi tidak dpat dihibdarkan jika fermentasi tradisonal. saya tidak mau menjawab boleh tidaknya, tapi anda dapat memikirkan dengan jernih.

  15. Wah saluran yang menarik, saya mau nimbrung. kebetulan kami dari riset perikanan mau merintis riset fermentasi pakan untuk ikan, dengan memanfaatkan limbah organik pertanian dan domestik. Mohon saran dan masukan, bila ada artikel bapak yang selaras mohon bisa ditayangkan di blog anda. terima kasih.

  16. tolong jelasin mengenai fermentasi menggunakan bakteri acetobacter xylinum pada pembuatn nata de rice? reaksi-reaksi yang terjadi apa saja? terimakasih

    • pada fermentasi nata (dengan bahan apapun) intinya Acetobacter akan mengubah fruktosa menjadi selulosa sebai pelikel yang diluar sel. pada kondisi diam (tidak ada gerakan, serabut selulosa ini akan naik ke permukaan kemudian membentuk jalinan nata dan menjerap air di dalamnya air yang terjerap dapat mencapai 100 kali berat selulosa yang terbentuk

  17. assalamualaikum, nama saya annisa mahasiswa universitas lampung. yang ingin saya tanyakan tidak berhubungan dengan artikel anda diatas. saya ingin mengetahui komposisi kimia seperti kadar air. kadar pati dll dari opak ampas singkong secara detail dan lengkap. jika berkenan mohon dibalas ke E- mail saya. terima kasih.

    • komposisi opak ampas singkong sangat tergantung dari varietas singkong yang dipakai, teknologi dalam produksi tapioka sehingga sisa patinya banyak tidak. pada dasarnya didominasi pati dan sert kasara.

  18. karena bakteri asam laktat yang dipakai sesuai denga kdar garam itu dan untuk seektifitas organisme yang ada sehingga bakteri pembusuk tidak tumbuh dan dibuat anaerob. kalau pakai ragi (misal ragi tape) maka jadinya lain. pengertian ragi yang harus diperjelas. apa ragi itu inokulum?

  19. Assalamu’alaikum pak..saya mau menanyakan, saya sedang melakukan fermentasi biji karet, cara meminimalisir HCN dalam biji karet gmn ya pak agar layak dikonsumsi?

    • HCN sebenarnya mudah dengnan perebusan juga sudah berkurang, lanjutkan dengan fermentasi. itu kalau masalh cuma pada HCN saja lho.

  20. Assalamualaikum wr.wb
    pa mf saya mau mnta info dari bpa kira-kira berapa persen kadar vitamin b1 yang hilang dari air tajin dari beras yang sering dikonsumsi ( lebih dari1 kali penggilingan)dengan beras yang digiling 1 kali)?
    kira kira prosedur analisisnya seperti apa ya pa?
    lalu berapa banyak ya pa kandungan vit b1 yang hilang dari penggilingan hingga menjadi produk akhir minuman air tajin. saya sangat butuh bantuan bapak. semoga bpa bersedia menjawab pertanyaannya lewat email saya. terima kasih
    banyak pa

  21. Assalamualaikum pak

    saya mau tanya

    1. apa fungsi khamir dalam proses fermentasi tape ?

    2. dimana saya bisa dapatkan bahan atau link tentang proses fermentasi aerob

    trima kasih pak hidayat

  22. saya mau tanya tentang fermentasi indigofera tinctoria untuk zat warna alam.karna saya sudah mencobanya tapi tidak berhasil dan tidak sesuai yang saya harapkan.apa jenis bakteri yang dibutuhkan.tolong yah pak dibalas.

  23. Assalamu’alikum…
    Pak,hal-hal yg dpt menggangu jalanya fermentasi itu apa yach?Saya sedang penelitian bioetanol.
    mohon penjelasannya. terimaksh…

    • ada faktor biotik dan faktor abiotik. semua faktor yang berlawanan dengan faktor dan kondisi pendukung akan menjadi penghambat. misalnya suhu suhu optimum adalah pendukung tapi diluar batas maks dan min akan menjadi penghambat dst

  24. saya sedang membuat 1 uji kultur bakteri pengurai dengan sistem fermentasi dengan menggunakan media air kelapa,air tajin,air dedak,gula pasir+gula merah (sebagai pengganti molases) dengan memakai stater dari lactobacillus selama 2minggu,setelah itu hasil yang didapat larutan tersebut berbau seperti air tape,yang saya mo tanyakan apakah proses yang terjadi tersebut menghasilkan koloni bakteri asam laktat atau asam asetat,dan setelah saya uji aplikasi pada air kolam otomatis air kolam tidak berbau,serta saya coba campurkan dengan pakan ikan apakah ada fungsi dan kegunaannya ,mohon penjelasannya pak dari uraian saya diatas dan adakah cara dan media yang lain untuk membuat percobaan yang diatas agar lebih baik.trima kasih sebelumnya saya ucapkan

    • kemungkinan dua2nya karena anda tidak menjelaskan kondisi fermemntasi. biasanya jikatanpa aerasi lebih dominan laktat daripada asetat tapi tetap saja dapat tumbuh. bakteri laktat memang dapat untuk aplikasi limbah atau pakan

  25. selamat malam pak…pak dalam waktu dekat ini saya akan melakukuan pembuatan yoghurt dari sari ubi jalar ungu, apakah bapak bisa membantu saya dalam memberi info. ttg bagaimana cara pembuatan sari yang baik sampai pemberian bahan tambahan lainnya pak seperti glukosa dan susu skim dan proses pasteurisasinya. trimakasih pak sebelumnya..maaf merepotkan..

  26. Waduh kebeneran nih pak, sya lg btuh informasi mengenai cara fermentasi ampas tahu untuk pakan unggas. Agar kdar air & serat kasarnya jd lbih rendah. Tolong ya pak, trims buaanyak.

  27. Makasih pak, tp msih da lg yg prlu sya tanyakan, mengenai jamurnya itu jmur jenis apa pak?Pa sama kyak jmur pd tempe (ragi tempe) trus lok tempe kan pke direbus kdelainya. Nah, untuk ampas tahu pa jg hrus direbus? Jk tdak pa pengaruhnya. Trimakasih sekali lagi.

  28. Assalamualaikum,,
    Pak, mau tanya, apa dalam susu jagung mengandung laktosa ??? apakah susu jagung dapat dimanfaatkan menjadi keju?
    terimakasih sebelumnya
    wasalam

    • laktosa ada pada mamalia yang mengalami laktasi. keju bukan pada laktosanyatapi pada proteinnya. saya belum tahu bisa apa tidak kelihatnnya sih tidak (kalau dilihat model proteinnya)

  29. Pak.. mohon pencerahannya:

    Saya mau mencoba membuat pakan ternak fermentasi dengan bahan utama onggok.
    Panduan yang saya pakai dari Balitnak. Di situ tertulis bahwa untuk proses fermentasi diperlukan:
    1. Spora Aspergilus niger
    2. Bahan mineral misalnya: Urea, MgSO4, KCl, NaH2PO4 dll.

    Yang mau saya tanyakan:
    1. Bisakah Aspergilus niger itu kita ganti dengan ragi (ragi tempe misalnya atau ragi tape).
    2. Apakah fungsi dari mineral-mineral itu. Cukupkah kita tambahkan urea saja, sebagai sumber Nitrogennya?
    Terima kasih Pak sebelumnya.

    Salam

    • sebaiknya memang pakai ragi tempe krn sporanya tidak sebanyak aspergillus. bagi orangtertentu spora ini menyebabkan aspergilosis.
      mineral digunakan untuk mengantispiasi jika dalam bahan kekuarangan dan umumnya onggokmemang kurang
      daripada ditambah urea lebih baik campur ampas tahu jadi tidakperlu urea dan mineral

  30. Pak orang tua saya home industri yang tiap hari menghabiskan 75butir kelapa dan air kelapanya dibuang sia-sia..
    Yang saya tanyakan gimana cara membuat nata de coco beserta bahannya scr lengkap??
    adakan alternatif lain selain dibuat nata de coco ?
    mohon jawabannya pak..! saya bukan jurusan IPA

  31. salam..
    saat ini saya menjual CD cara bertani kubis yang benar, hanya dengan harga 60 ribu (sudah ongkos kirim).
    CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknyalangsung di lapangan.
    dan tersedia juga buku panduannya (berwarna dan bergambar) harga 60 ribu.
    jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.
    terima kasih

  32. salam….saat ini saya sedang melakukan riset tentang tape.asam organik yang dominan pada fermentasi tape itu apa?laktat atau asetat?kenapa pak?apa ada sumber bukunya?terimakasih

    • tape tradisional umumnya yg ada adlah asam asetat hasil oksidasi alkohol yg dihasilkan proses sebelumnya. ada banyak jurnal atau buku Industrialization of indigenous fermented food edited KH Steinkraus. kecuali yg modifikasi. misal penelitian Pak Wayan dari Jogja yg mencoba menggunakan bakteri laktat ini soal lain

    • produk wine umumnya dari anggur atau apel.
      cuka apel juga dibuat dari wine apel. jadi ya memang menghailkan etanol. banyak penelitian tentang ini

  33. tolong bantu ya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,tentang komposisi anggur beras ketan, komposisi beras ketan serta teori tentang pengaruh kedua faktor yaitu dosis Saccaromyces S. (ragi roti) dan gula, tolong jelasin ya,,,,,,,,,,
    terima kasih atas jawabannya

  34. pak saya sering sekali berkunjung ke blog bapak. saya kebetulan aktif di beberapa kelompok tani. saya pernah menemukan artikel cara membuat/membiakkan mikroba untuk dijadikan starter dlm pembuatan kompos. biang mikroba diambil dari tape,tempe,yakult,terasi. nah, saya mau tanya pak :
    1. apakah hasil jenis mikroba yg dibiakkan, mayoritas dari jenis apa ? karena dr berbagai jenis bahan makanan diatas pasti mengandung banyak sekali jenis mikroba.
    2. apakah membiakkan mikroba dengan mencampurnya sekaligus, kemudian ditambah air dan gula merah akan menghasilkan jumlah dan jenis mikroba yang bermanfaat ? atau bahan/sumber mikroba kita biakkan satu persatu tidak usah dicampur, lebih baik mana pak?
    3. apa betul proses yg dipakai adalah fermentasi ?
    4. bagaimana cara penyimpanan starter yang sudah jadi supaya bisa tahan lama dalam bentuk cair ?
    mohon maaf jika merepotkan. terimakasih banyak atas kesediaan dan keluangan waktu bapak untuk menjawab.
    salam sukses pak

  35. membuat starter sebaiknya diambil mikrobia dari tempat yang sama, jika untuk kompos ambillah dari kompos jadi, kecuali kita ingin menambahkan jenis bakteri tertentu krn untuk proses tertentu misal ditambah bakteri penambat nitrogen, fosfor dsb. jika dari ragi sebenarnya tidak banyak membantu pengomposan krn proses yg berbeda. sebaiknya ditumbuhkan terpisah baru dicampir ketika akan dipakai atau akan diperdagangkan dalam bentukcair atau padat. bentuk cair butuh pengetahuan cara dormansi mikrobia. bentuk padat lebih simpel dan praktis dlm transportasi

    • terimaksih atas jawaban anda. saya beberapa kali menggunakan EM4 dan salah satu kandungannya yaitu ragi dan jamur fermentasi.ada juga beberapa petani yang membiakkan mikroba dr nasi busuk utk starter kompos. bahkan Jepang menggunakan tempe utk membuat kompos. saya yakin pasti bahwa bapak lebih tahu drpd saya bahwa salah satu produk ermentasi diatas adalah dihasilkannya beberapa as amino penting dan mineral yang bs dimanfaatkan tanaman, bahkan sisa2 mikroba yang mati pun bisa dimanfaatkan. hasil-hasil proses fermentasi spi hormon dan enzim yg begitu kompleks bahkan saking rumitnya tak bakalan mampu dirinci serinci-rincinya oleh manusia dg akal yg begutu terbatas. Nah, pertanyaan saya :
      1. apakah ragi yg ada pada tape bisa dimanfaatkan sbg starter kompos? efektifkah ? karena km sbg petani ini ingin sekali memanfaatkan bahan yg ada demi ramah lingkungan dan modal rendah.
      2. apakah dengan menambahkan gula pada kultur dg perbandingan ttt bisa menambah umur simpan? mohon perbandingan brp?
      terimakasih atas kesdiaan menjawab dan mohon maaf telah mengganggu.
      dari Alief, pembaca setia blog anda

  36. yang dimaksud ragi pada pandangan umum bukanlah ragi tape tapi ragi yang menurut dosen2 IPB adalah terjemahan dari yeast. saya pernah gunakan untuk menghiangkan bau pada sampah tapi dia bukan perombak sampah tapi mngkonsumsi gula.jadi dalam perombakan sampah harus digunakan berbagai mikrobia agar terjadi perombakan sempurna. saya bisanya menggunakan 5 jenis mikrobia.
    tanaman membutuhkan hasil mineralisasi bukan asam aminonya. jadi tanaman tidak seperti makhluk heterotrof krn ia autotrof.
    jumlah gula perlu pengetahuan dan percobaan krn tidak sama unt tiap organisme

    • terimakasih lagi ats jawaban panjenengan.
      ya jelas saya setuju dengan bapak mengenai kebutuhan nutrisi utk tiap jenis pasti berbeda lha wong manusia saja keb nutrienya gak ada yg sama ya pak. tapi dr jawaban bapak, intinya bs menambah umur simpan kan pak?
      pak, kami petani desa sini mau mencoba untuk membiakkan mikrobia dari tape,tempe,terasi dan yakult utk kami gunakan sebagai starter kompos nantinya spy proses dekomposisi lebih baik dan juga sekaligus untuk pupuk tanaman. apakah menurut bapak, mikrobia diatas bisa digunakan utk keperluan tsb? mohon saran dr bapak…
      terimakasih. maturkesuwun

  37. bisa ya bisa tidak.
    saat ini telah dikembangkan compost tea atau teh kompos kompos yang direndam air selama satu minggu lalu airnya disaring dan digunakan untuk pemupukan dan penanggulangan hama. air inidapat pula untuk membikin kompos atau dibiakkan daripada menggunakan yakult ragi tape dan tempe meskipun dapat pula. pernah mencoba compost tea?

  38. Pak..salam kenal..saya suka dgn artikel bapak.. Pak..saya mau tanya..saya ada rencana membuat asam asetat dari air kelapa. Bagaimana dengan tahapan prosesnya.. setahu saya air klapa difermentasi dulu menjadi gula trus diubah menjadi alkohol dgn bantuan bakteri Saccaromycess trus dgn bakteri acetobacter difermentasi menjadi asam asetat..apa proses tsb sudah benar..? trus ttg kondisi operasinya bgmn ya pak..? Trima kasih sebelumnya.. Salam..

    • air kelapa sudah mengandung gula. biasanya para tukang rujak melakukan fermentasi langsung. jika anda mau untuk produksi ya dapat dibiarkan tertutup dengan kain atau koranpada wadahnya. lalu biarkan seminggu jika sudah dapat berhasil (ada bau asam) coba mulai tambahkan alkohol dan ulang perlakuan tingkatkan kadar alkoholnya beranjak dengan 1% dst . hasil paling tinggi itulah yang dipakai.dapat juga ditambahkan ragi tape sebagai bibitnya

  39. Pak…trima kasih atas jawaban bpk tempo hr. Skarang sy sudah melakukan proses fermentasi pembentukan cuka dari air kelapa..Ada masalah waktu proses fermentasi alkohol menjadi asam asetat. Sebenarnya brapa lama waktu yg diperlukan untuk mencapai kadar asam asetat hingga 12% ? Sy sudah lakukan 2 minggu, tp kadar asam cukanya masih kira2 3 %..Mohon petunjuk bapak…trima kasih sebelumnya…Kalau boleh…saya minta no. hp bapak…spy bisa dihubungi…skali lg trima kasih…

  40. Asslmlkum pak, kalo untuk fermentasi tepung ikan supaya terangkat nilai protein nya apakah bisa menggunakan kapang Rhizopus Oligosporus, atau juga bisa menggunakan EM-4, lalu cara kerja fermentasi nya aerob atau anaerob. Mhn penjelasannya. pertanyaan lainya apakah tepung ikan dapat langsung dicampur dengan unsur pakan lainnya utk ayam broiler tanpa dikukus terlebih dahulu.Terimakasih.

  41. aslkum,, pak saya mau tanya, saya sedang penelitian pembuatan bioetanol dari buah salak, ragi yang saya gunakan adalah ragi tape, dan menggunakan nutrisi urea dan npk,, saya masih bngung dalam proses pengenceran, hidrolisis, dan fermentasinya,, saya melakukan pengenceran 1: 4, dimana 100 gram buah salak dan 400 mL air, dsini saya menggunakan campuran salak busuk, salak pecah-pecah, dan yang terkena cendawan, dan dalam proses hidrolisis saya menggunakan HCl sebanyak 10 mL, kemudian dipanaskan selama kurang lebih 1 jam, dan kemudian dalam proses fermentasi saya menggunakan pH 5,, dan menambahkan ragi, urea, dan npk, tetapi fermentasi selama 6 hari saya tidak mendapatkan alkohol pak, melainkan sudah menjadi asam cuka,, menurut bapak, apakah prosedur yang saya lakukan salah atau menurut bpak bagaimana,, mohon pencerahannya pak,, terima kasih sebelumnya,, saya tunggu balasan dari bapak

  42. memng dalam ragi tape banyak mengandung bakteri pak, termasuk khamir dan kapang,, nah disini saya tidak menngunakan enzim pak, melainkan asam, nah klau dalam proses hidrolisis, prosesnya tidak sempurna, apa tidak menguntungkan jika ,menggunakan ragi tape, karna ada kapang yang merubah pati menjadi glukosa,, jadi ragi mempunyai 2 peranan yaitu menghidrolisis dan fermentasi… menurut bapak bagiman…
    mohon sarannya pak, terima kasih, saya tunggu balasan bapak

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s