Acetobacter xylinum dan Nata


A, xylinum secara luas tersebar di alam dan umumnya merupakan kontaminan dalam industri vinegar menggunakan A.aceti. A. xylinum dapat diisolasi dari buah yang busuk, sayuran dan air kelapa yang terfermentasi. Banyak strain A. xylinum yang mampu menghasilkan selulosa dengan berbagai sumber gula seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, gula invert, etanol dan gliserol. Produksi selulosa oleh A. xylinum dapat dilakukan pda kondisi kultur statis ataupun teragitasi. A. xylinum mampu tumbuh pada pH sekitar 3,5 meskipun umumnya perkembangan selulosa terjadi [ada pH 4,0 – 5,0.
Pemeliharaan A. xylinum
Acetobacter xylinum biasanya dipelihara dalam gara miring tomat agar. Tomat segar sebanayk 200 g direbus dalam aquades sebanyak 500 ml selama 30 menit. Hasil yang diperoleh kemudian disaring dan dicampur dengan 1g ekstrak khamir, 50 g sukrosa, 2,5 g pepton dan 20 g agar. Volume kemudian dibuat menjadi 1000 ml dengan menamahkan air dan disterilkan pada 121 C selama 15 menit. A. xylinum ditumbuhkan dengan cara digoreskan pada agar miring dan diinkubasi pada 30 C selama 4 hari.
Pembuatan starter nata
Acetobacter xylinum yang telah tumbuh pada agar miring diinokulasikan pada medium steril yang dalam tiap liternya mengandung glukosa 20 g ekstrak khamir 5 g, pepton 5 g dan K2HPO4 2,7 g. pH diatur menjadi 4,2 menggunakan asam asetat. Inkubasi dilakukan secara stratis selama 7 hari pada suhu 30 C.
Medium Air kelapa
Air kelapa yang telah direbus selama 3 menit ditambah ammonium sulfat 0,5 % dan sukrosa 10% denga pH diatur menjadi 4,2 menggunakan asam asetat glacial. Tambahkan starter nata 20%, wadah kemudian ditutup dengan kain saring dan inkubasi selama 15 – 20 hari.
Pemanenan Nata
Lembaran nata yang terbentuk diambil dan dicuci berulang untuk menghilangkan asam asetatnya dan dipotong menjadi berbentuk kubus. Potongan kubus direndam dalam air selama 24 jam dengan secara berkala menggati airnya sampai hilang bau asamnya. Dan siap dicampur atau dikonsumsi dengan ebrbagai cara pengolahan.

About these ads

23 thoughts on “Acetobacter xylinum dan Nata

  1. Assalamualaikum

    Pak Nur,
    Mau tanya soal jamur aspergillus untuk merubah pati jadi glukosa yang nantinya dijadikan bahan baku ethanol. Bagaimana cara pembiakannya dan dimana mendapatkan biakannya. Saya pernah baca tentang pembuatan sake yang membutuhkan koji apakah bapak ada info dimana mendapatkan koji ini. Apakah bisa kita bikin sendiri.
    Atas infonya saya ucapkan terima kasih

  2. biasany adigunakan untuk produksi enzim dan enzimnya yang dipakai, kalau langsung dari jamur biasanya akan dihasilkan asam sitrat. untuk sake umumnya menggunakan aspergillus oryzae bukan niger lalu msauk fermentasi alkoholnya. bisa dibuat sendiri.

  3. Assalamu’alaikum…

    Pak Nur…
    mohon bantuannya mengenai PENGGORENGAN, sy mahasiswa perikanan tertarik dengan produk keripik (crispy). mohon diulas mengenai penggorengan produk perikanan sebab kebanyakan penggorengan (Crispy) diaplikasikan pada produk pertanian. Sy kesulitan dalam mencari refferensi terkait, mohon bantuan kirimin artikel ke E-Mail sy ato link terkait untuk download artikel tentang penggorengan. Terimakasih banyak Bapak…
    Wassalamu’alaikum

  4. asalamualaikum,
    pak, sy mau tny dlm pembuatan nata bakteri yg paling bagus brp persen ? dan maksimal kadarny brp ?
    lalu untuk nata itu sendiri kadaluarsany brp lama & ciri2 nata yg sudah kadaluarsa itu apa ?
    trm ksh

    • umumnya yang digunakan sampai 5%. maksimal 10%. tidak da kadaluarsa asal disimpan dengan baik dan murni nata tidak ada campuran (belum jadi produk minuman). selama tidak rusak dengan bau yang normal

  5. assalamualaikum wr.wb
    mohon bapak memberikan cara mengiolasi A xylinum dari buah busuk, media yang digunakan? dan ciri-ciri koloni A xilinum pada media isolasi?
    terimakasih pak.

  6. selamat malam bapak. terimakasih atas artikelnya yang menarik. saya pengusaha nata de coco di yogyakarta. saya ingin menanyakan tentang teknologi pengemasan nata de coco dlm cup. terimakasih Pak.

  7. Assalamu’alaikum Pak!
    Saya pernah praktek bikin nata dengan siswa2 saya tapi khok ndak jadi2 pak, saya pake starter yang sudah siap pake dari pengrajin nata, apa mungkin karena komposisi media yang saya pake tidak sama dengan yang dibuat pengrajin (pengrajinnya tidak mau memberitahu komposisi media yang dipakenya, katanya rahasia). Terima kasih Pak!

  8. Aslam mualaikom. Pak nur. Kayaknya mudah cra pmbuatnya ya pak. D tmpt sy bnyak skali air kelapa yg trbuang percuma. Seharinya sampai 200 ltr/hari. Tp cara pembuatn bibit. A. Xylinum. Yg hrus cermat betul. Ya pak. Tp ada sumber yg sy baca menggunakan nanas untuk bibitnya pak. Mohon penjelasanya pak.

  9. assalam bapaak
    saya baca2 ini tertarik sekali pingin buat nata dari biji x gitu, Pak. Cuma, karena saya bukan anak tekpang atau pertanian, saya terbatas sekali pengetahuannya mengenai cara2nya, hehe. Kalo udah kebentuk nata di nanasnya, terus gimana selanjutnya pak kalo saya mau memanfaatkannya untuk membuat nata biji misalnya jagung begitu, Pak?
    terimakasih bapak dosen FTP UB :)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s