INFORMASI KEBUTUHAN PELANGGAN mie instan


Disusun oleh :

 

 

Albert              (0611030006)

Dyke.A            (0611033008)

Ery.H               (0611033009)

Mach Du Soh   (0611034001)

M.Riezky.S.Y  (0611030048)

M.Ridwan        (0611033038)

Prima.P.F         (0611030064)

Triyanto.S        (0611033034)

Dari 20 konsumen yang kami survey dengan diwawancarai pertanyaan diatas,bahwa:

1.     semua mengakui pernah memakan mie instant

2.     merek yang mereka makan adalah indomie,salamie, popmie dan mie sedap

3.     dari sebagian besar konsumen menyukai mie sedap

4.     karena mie sedap mempunyai rasa yang enak dan gurih

5.     yang perlu dipertahankan adalah kualitas rasa dan porsi yang banyak

6.     rata-rata para konsumen memerlukan 10 menit

7.     merasa cukup efisien

8.     konsumen memilih mau jika ada

9.     konsumen banyak yang memilih mie instant karena porsinya yang lebih banyak dibandingkan mie gelas

10. menurut konsumen harga yang pantas berkisar antara Rp 1000-Rp 1100

11. banyak yang setuju dengan berbagai rasa

12. karena bias mencoba rasa lain tidak makan rasa itu-itu saja

13. banyak konsumen yang memilih rasa soto,sate ayam,bakso,kare dan barbeque sebagai rasa tambahan

14. rata-rata konsumen harga yang pantas berkisar antara Rp 1000-Rp 1500

                                               KESIMPULAN

 Dari Quisioner dengan menanyai konsumen satu-persatu dapat disimpulkan bahwa pengembangan produk kami yang berupa mie instant siap saji dalam 3 menit&dan dengan berbagai rasa,mudah diterima oleh konsumen dengan catatan harga tetap terjangkau dan kualitas yang memenuhi kualitas konsumen.

Iklan

12 thoughts on “INFORMASI KEBUTUHAN PELANGGAN mie instan

  1. ass. saya setuju sekali untuk produk inovasi baru dengan berbagai macam rasa tetapi disini yang ingin saya tanyakan dengan harga target dibawah 1500 bagaimana cara anda untuk membentuk kemasan produk ini yang siap saji karena yang kita ketahui selama ini harga produk yang dikemas dengan siap saji diatas 1500?dalam produk anda ini sangat menarik untuk kebutuhan konsumen karena selama ini yang saya ketahui konsumen sangat antusias dengan produk mie. terus yang seharusnya rasa-rasa tadi diolah untuk dijadikan bumbu supaya lebih terasa lagi. tanx. wass.

  2. ass saya setuju dengan produk mie instan siap saji yang anda kembangkan karena pada umumnya masyarakat lebih suka pada produk yang cepat,siap saji dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyiapannya akan tetapi apa produk anda bener-bener bisa bersaing dipasar mengingat sudah banyak produk mie instan yang siap saji???apa yang bisa meyakinkan konsumen akan produk anda???trus baaimaa bumbu pada produk anda bisa bercampur karena disebutkan bahwa produk anda tidak menggunakan bumbu(bumbu langsung bercampur dengan mie)—–>apa bumbu tidak hilang jika dituang dengan air panas???pada umumnya kl mie instan yag berjenis goreng bumbunya di sendirikan sehingga bumbu dapat berasa.terima kasih.wass

  3. Saya ingin mengomentari tentang usaha pengembangan produk mi instan anda di atas. Saya rasa produk popmie mirip dengan produk anda,hal ini dapat dilihat dari cara penyajiannya yg praktis,yaitu tinggal diseduh dgn air panas & tunggu beberapa menit hingga bumbu tercampur menjadi satu lalu tinggal makan. Dan juga popmie tersedia dari berbagai rasa. Jd apa strategi anda utk mengatasi produk pesaing sejenis seperti popmie,dll……..
    Terima Kasih

  4. apakah produk mie instant rasa sate dan rujak sudah dapat memenuhi selera pasar ?
    apakah sudah efektif dan efisien ?
    bagaimana dengan nutrisi yang terkandung di dalamnya?

  5. Produk mi instan yang langsung diseduh tanpa harus repot-repot menunggu lama,menurut saya ini hal yang tidak baru lagi dimasyarakat, lalu apa keunggulan produk anda dengan produk-produk lain yang cara penyajiannya hampir sama? Selain keunggulan mi produk anda yang jadi satu dengan bumbunya? kemudian untuk harga, anda menekankan harga yang relatif murah.
    Apakah anda tidak takut gulung tikar seperti halnya yang terjadi pada produk mi selera rakyat?
    trima kasih

  6. aslmkm,,
    saya ingin menanyakan, dr diskusi hari selasa kemarin saya masi kurang memahami bagaimana jenis kemasan dari produk yg klmpk kalian bt? apakh kemasan akan seperti pop mie? atau dikemas dlm plastik biasa sj mengingat harga yg relatif murah sprt halnya mie instant pd umumnya? apa porsi dr mie instan jg akn berkurang??
    terimakasih..

  7. ass.
    Saya sangat setuju dengan inovasi yang anda kembangkan. Namun, dengan harga berkisar antara 1000-1500, bagaimana design kemasan yg akan anda buat?? bahannya bagaimana?? berapakah netto mie instan yang anda kembangkan dengan kemasan siap saji? Sehingga sesuai dengan harga dan kualitas rasa yang diharapkan oleh konsumen.
    karena, banyak orang beranggapan bahwa “harga tidak pernah bohong”
    Tentunya harga akan disesuaikan dengan bahan, proses sampai ke distribusinya,, apakah anda yakin dengan harga yang begitu murah, sesuai dengan segala macam prosesnya, sehingga anda akan mendapatkan untung.
    thanks..

  8. Ass,,
    Sebagai konsumen mie instan, saya setuju dg inovasi tentang mie instan siap saji 3 mnit.Pada inovasi ini produk yg akan kelompok anda buat adalah mie goreng instan.Yang saya tanyakan bagaimana cara penyajian produk tsb sehingga bs cepat?Apakah seperti penyajian produk pop mie?Sementara yg saya tau produk pop mie bs disaji dg cpt dg menggunakan air,sedangkan mie goreng kan tidak menggunakan air karena tanpa kuah.Trz bagaimana kemasan dr produk anda nanti agar bs disaji dan dikonsumsi dg cpt dan praktis?
    Terimakasih,,dan wss,,,

  9. Sebelumnya maaf,saya belum terlalu jelas dengan produk yang anda maksud,walaupun sudah dipersentasikan pada selasa kemarin.Mie instan yang anda maksud bumbu sudah meresap pada mie nya, lalu tinggal diseduh dengan air panas lalu siap saji?jika seperti itu sebenarnya memang cukup bagus karena konsumen tidak perlu repot-repot membuka bumbunya, tetapi kalau yang anda maksud adalah mie goreng, apakah pada saat pemberian air panas dan jika airnya terlalu banyak menyebabkan kita harus membuang kuah sisanya dan otomatis rasa bumbu yang ada di mie akan berkurang karena ikut terbuang dengan kuah sisa tadi, bagaimana jika terjadi masalah seperti itu?berarti air yang harus digunakan harus benar-benar sesuai takaran,begitu?tetpai jika harus benar sesuai takaran bukankah para konsumen harus repot-repot mengukur brapa banyak air yang dibutuhkan?menurut saya produk anda sudah lumayan bagus,tetapi lebih baik jika diganti mie kuah.atau saya memberi saran, bisa saja mie goreng tetapi mungkin tempatnya bisa seperti popmie jadi lebih praktis bisa dibawa kemana-mana,tembus pandang dan ada ukurannya (seperti gelas ukur,agar komposisi air panas bisa sesuai dengan kebutuhan.terima kasih

  10. Ass. saya ingin menanyakan sedikit hal yang masih kurang paham dengan produk anda.

    Bagaimana cara anda bersaing dengan produk lain yang sejenis dipasaran??terutama dalam hal kemasan.

    Dengan harga Rp.1000-Rp.1500 yang anda tawarkan,berapa netto dari produk anda tersebut??

    Terimakasih… . . .

  11. Produk makanan instant memang telah menjadi tren sekarang ini.
    membaca dari ide ini, anda mengedepankan pada peraktis dan kualitas yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan harga yang ditawarkan relatif murah..
    tanggapan saya, apakah dengan harga yang seperti itu nantinya tidak akan merusak harga pasar untuk produk yang hampir sejenis?
    mohon ditanggapi.
    terimakasih

  12. Salam sejahterah,

    Pertama saya mengucapkan terimakasih atas saran dan kritik dari teman-teman, saya akan menjawab keseluruhan dari seluruh tanggapan teman-teman soal investigasi kelompok kami,
    yang pertama soal kemasan, kemasan yang kami gunakan disini seperti kemasan mie biasa, bukan seperti popmie atau sejenis lainnya, tetapi cara pembuatan mienya seperti cara pembuatan dalam popmie, yang menggunakan teknologi mie yang sangat tipis dan lembut, dikatakan praktis karena hanya dengan diseduh air panas, tapi yang jadi pertanyaan apakah bumbunya tidak hilang? Ya mugkin itu masih diteliti lagi, dan perlu penindaklanjutan lagi, yang kami terapkan hanya kosep pengembangan produk kami, mugkin saja diseduh bersama bungkusnya, sehingga mienya tidak perlu dikeluarkan dari bungkusnya, mugkin di sini teknologi dalam pembuatan bungkisnya yang ditekankan, jadi bumbunyapun tidak terbuang, atau melapiskan mienya dengan bahan tertentu, dimana bahan tersebut mengikat kuat bumbu, walaupun diseduh dengan air panas bumbunya tidak akan tercampur dengan air seduhannya. Untuki masalah rasa, nutrisinya, ya itu perlu diteliti,yang pasti kadarnya ga jauh-jauh dari produk mie yang ada, di sini yang ditekankan rasa.
    Untuk masalah harga, disini juga diperlukan observasi terhadap konsumen, yaitu melalui promosi, untuk haraga sekian,menurut kami standar, walaupun hanya untung sedikit.
    Ya, mungkin sekali lagi yang kami tekankan di sini hanya konsep sementara, untuk masalah proses,promosi,atau yang menyangkut lapang atau nin lapang, perlu ditindaklanjuti nantinya.

    atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s