Produk Teh Effervescent


Analisis kebutuhan Pelanggan

Nama Kelompok :
1. Amir Gunawan                     (0611030008)
2. Christian Widya N.               (0611030021)
3. Hendra Setya P.                   (0611030034)
4. Anang Nur cahyo                 (0611030009)
5. Mujiyanto                             (0611030057)
6. Syaiful Khozin                      (0611033031)
7. Meyanto R.                          (0611033019)
8. Fajar Andy A.                      (0611033011)

Hasil Quisioner Pengembangan Produk Teh Effervescent

 Dari quesioner yang kami sebarkan, dengan sampel 20 responden (70% laki-laki dan 30% perempuan),didapatkan hasil bahwa 95% orang suka minum teh dan 5% tidak suka. Untuk frekuensi minum teh, responden kami memilih kadang-kadang 45%, sering 45%, dan lainya 10%. Sebanyak 50% responden suka minum teh pada pagi hari, 5% pada siang hari, 15% sore hari, dan lainya 30%. Dari macam-macam penyajian yang saat ini diketahui ada 35% yang tahu tentang penyajian model celup, 5% model seduh, 5% model siap saji, dan lainya 55% yaitu ketiganya.

Selain itu ada sekitar 75% responden menyatakan bahwa penyajian teh saat ini sudah praktis dan sisanya 25% menyatakan belum praktis. Tetapi ada 65% responden berpendapat bahwa pengembangan cara penyajian teh memang diperlukan dan 35% menyatakan tidak perlunya pengembangan ini. Dari data didapatkan ada 10% dari responden menginginkan produk teh effervescent, 65% menginginkan bermacam-macam cara penyajian teh dan 35% tidak menginginkan perubahan untuk penyajian teh. Pada intinya sebagian besar  konsumen  menginginkan produk siap dan cepat saji tanpa meninggalkan ampas dan tentunya praktis. Dan salah satu solusi yang diharapkan konsumen adalah produk teh effervescent.

13 thoughts on “Produk Teh Effervescent

  1. Salam,
    saya langsung saja pada hal yang ingin saya tanyakan, mungkin mengenai teknis survei saudara sekalian.
    Pertama yang ingin saya tanyakan adalah mengapa kelompok anda menggunakan metode kuisioner sedangkan banyak metode yang dapat digunakan?
    Kemudian pada responden saudara (sampel sebanyak 20 orang wanita dan laki-laki) tidak dijelaskan umur rata-rata sampel sehingga saya merasa sedikit ragu dengan hasil survei. Karena dapat kita ketahui umur juga berpengaruh dalam menentukan kegemaran seseorang menikmati teh. Mohon diberi yang detail mengenai hal-hal di atas!
    Salam

  2. Pembuatan teh effervecent tentu akan menambah biaya produksinya karena teknologi yang digunakan. Hal itu jelas akan memicu mahalnya harga produk tersebut. Jadi bagaimanakah mengatasi masalah tersebut ?

  3. Belakangan ini, industri teh Indonesia dihadapkan pada banyak masalah antara lain: penurunan pangsa pasar, perolehan harga ekspor yang rendah dan rendahnya tingkat konsumsi di pasar dosmetik. Mungkin, salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah teh effervecent. jadi saya sangat setuju dengan pembuatan teh effervecent tersebut. Saran saya agar produk anda lebih diterima oleh konsumen adalah peningkatan kesegaran dan kejernihan serta pengurangan busa seduhan.

  4. Melihat dari data yang anda paparkan, hanya 10% dari responden yang menginginkan teh dalam bentuk evervecent.
    Apakah tidak bijaksana bila anda terus menawarkan produk evervecent? dan bukankah lebih baik bila anda mengembangkan bagaimana mengembangkan cara penyajian teh yang 65% responden menginginkannya?
    saya setuju dengan adanya pengembangan pada cara meminum teh, asalkan jangan sampai teh itu kehilangan ciri khasnya yaitu aroma dan taste dari teh..
    bila ciri khasnya hilang maka produk anda sama dengan produk-produk teh yang sebelumnya.
    terimakasih.
    mohan tanggapanya.

  5. Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
    Sebelumnya terima kasih atas respon dari temen temen dalam mendukung ide kelompok kami….
    insa alloh pernyataan ini nanti akan mengcover pertanyaan temen2 diatas yang pada intinya dalam pengembangan produk effevescent..
    Sebenarnya ide dari produk kami merupakan tindak lanjut tugas yang telah diberikan pada tugas PTP qt, dimana setelah kelompok kami mengamati dengan seksama serta berdasar literatur yang ada akhirnya kami ingin mengambil pengembangan produk teh effervescent, yang tidak berarti ide kami ini nantinya akan berubah..karena setelah menilik lebih jauh tentang produk ini ternyata banyak memiliki sisi-sisi yang perlu dibenahi, seperti halnya pada soal biaya prod, alat&mesin, respon konsumen dll, yang mungkin masih perlu dikaji mendalam..
    baik setelah kelompok kami berdiskusi kecil memang benar ternyata untuk memproduksi suatu tablet effervescent kami akan membutuhkan banyak biaya mungkin bisa jadi uang kuliah qt pe lulus pun belum cukup untuk membuat tablet effervescent ini karena memang dalam pembuatanya hanya dalam skala yang industri besar, tetapi kelompok kami akan mencoba untuk terus mengkaji masalah ini dengan asumsi tablet effervescent yang berupa teh ini nantinya dapat dicoba dalam skala lab ato kecil dulu, tapi masih dalam perjalanan…. Kemudian biaya produksi yang membuat harga penjualan dari produk ini tinggi “selangit” tapi hal ini mungkin masih dalam pewacanaan saja karena kami masih belum dapat mengestimasi biaya tersebut. mungkin temen2 dapat membantu…tetapi basicly, kami hanya ingin memberi suatu bentuk alternatif produk pangan pada publik yang dalam pengembangnya memiliki keunikan tersendiri yang mungkin dapat menambah ketertarikan dalam mengkonsumsinya(teh) karena melihat masyarakat saat ini juga membutuhkan produk yang instant serta aneh..yang intinya tidak merusak apa arti dasar dari teh tersebut,semoga..
    terima kasih untuk saudara syaiful rokhim dan dhanang dwi atas responnya, kami tunggu terus kritik dan saran anda demi perbaikan ide pengembangan produk kelompok kami

    Untuk tanggapan mengenai kuisener insa alloh menyusul coz dah maghrib afwan….

  6. Assalamu’alaykum.Trima ksh bnyk tmen2 sdh bnyk ngasih kritik,ide,saran,dan lain2 dmi kmajuan brsm.Y mgkn lgsg sj sy tanggapi pndpt tmen2.
    1.Kmi memakai mtode kuisioner krn ada bbrp sebab:
    1.Untk Saudara Gullit.Mtode ini mrupkn slh satu mtode yg dianjurkn dgunakn dlm riset pasar.
    2.Jk memakai kuisioner prtnyaan dan jwbn akn lbh runut dan tratur,shg lbh mudah dlm menarik ksimpuln.
    3.Krn kmi mggunakn mtode prhitungn dg angka %,mk mnurt kmi mtode kuisioner mrupkn mtode yg pas.
    Selain itu sbnrny ada bbrp hal jg yg mengurangi ke-validan data dr kuisioner kmi.Y kmi brhrp ada msukn2 dr tmen2 smua.
    2.Untk umur rata2 responden adlh umur2 mhsiswa dan ada bbrp dr ibu2 rmh tangga.
    3.Untk saudara Saiful.Klo membcrkn mslh harga dan biaya yg dgunakn kmi blm bs memastikn scr psti,krn mmg blm smpai kesana pmbhsn kami.Dan kmi hrap prtnyaan2 saudara lbh mgarah k pmbhsn kmi skrg yaitu ttg respon pasar.
    4.Untk Saudara Dhanang.Trima ksh ats msukn dr saudara Dhanang.Y kmi tetap akn mgushakn yg trbaik bg konsumen dan keinginan konsumen dg tetap memprthnkn rasa asli teh dan mgurangi hal2 yg bs menyebabkn trgangguny konsumen dlm menikmati teh.
    5.Untk Saudara Widi.Sbnrny sbnyk 65% dr rsponden menginginkn prodk2 teh yg brmcm2 ttp mreka tdk menyebutkn scr spesifk dan yg menyebtkn scr spesifk ttg teh effervescent hnya 10%.Spt yg tlah kmi jlskn d ats,lainy menginginkn produk yg praktis dan mdh dkonsumsi,dan mnrt kmi prdk kmi memenuhi kriteria tsb.Jd y kmi tetap akn mnawrkn produk kmi insya 4W1.
    Trima ksh jg ats msukny,pd intiny kmi jg ingin memenuhi keinginan dr konsumen.

    Trima ksh ats msukn dr tmen2 smua,jk ada yg krg jls bs dtanykn lgsg.
    Wassalamu’alaykum.

  7. tengs ya artikelnya..
    kta jg lagi da tugas bwt produk teh..
    praktis siihh..
    tp wangi melatinya ilang kali yaa…
    jadi gak kya teh

    tapi so far so good sie…

    skali lagi tengs ya…

  8. Assalamualaikum wr.wb,
    membaca artikel anda,saya sangat2 mendukung adanya teh effervecent,bahkn smoga nanti bisa cepat2 diluncurkn dimasyarakat,dari yg plg bawah,saya mendukung nantinya teh itu sangat instan,misal dikemas dlm sachet dan brupa tepung spti serbuk kopi,bgitu diseduh tidak ada sisanya,dengan bau yg sangat harum cirikas teh,dan tentunya dgn hrga yg sangat murah,ide yg sangat bagus mnurut saya,trima kasih.

  9. Dulu (sudah cukup lama),sudah ada produk teh instant.namanya MARI TEH,cukup enak dan rasanya wangi dan segar,tapi sayang produk itu kurang baik pemasaranya,sehingga masarakat blm bnya mengenal,tpi bnyk jga yg sudah mengenal dan merasa kehilangan stlh produk itu tdk ada lagi dipasaran.ya emang harganya jdi lbh mahal bila dibanding teh kemasan biasa,dan andai 1sachet bisa untk 5gelas mgkn ini lbh hemat dlm harga (variatif kemasan).dan kwalitas teh tentunya harus enak diminum dalam sgala hal,misal dengan es ataupun tidak,hangat maupun sudah dingin.keharuman teh merupakan kunci utama,dan rasa mantab dari ciri khas teh itu sdiri.

  10. Kalo saat ini sudah sangat banyak skalì kopi2 instant dengan berbagai macam cita rasa dan perpaduan,tapi knapa teh belum ada,smentara teh tidak perlu dengan perpaduan dan cita rasa yang macem2 seperti kopi yang pakai tambahan krim susu sgala.teh cukup dengan cita rasanya yang sjati (harum&wangi),dan tambahan gula.dan itupun sbaiknya dipasaran perlu ada teh bubuh saja tanpa gula seperti halnya kopi,akan tepapi yang diseduh langsung larut tanpa ampas,jadi bnar2 instant.dan tentunya teh akan jauh lebìh murah skali bila dibandingkan dengan kopi,akan tetapi dipasar akan lebih banyak yang mengkonsumsi teh dari pada kopi.
    Saya sangat mendukung ide produksi teh yang baru saat ini,produksi teh jauh ktingalan bila dibanding produk kopi,smentara kosumen tentunya lebih banyak teh drpd kopi,bagi saya ya maju adalah yg brprestasi,dan tidak ada sesuatu itu ya tidak mungkin,saya sangat mendukung produksi teh baru yang lebih baik.smoga sukses&berhasil.

  11. assalamualaikum . .

    perkenalkan nama saya mahar mahasiswa stie perbanas surabaya . .
    mohon maaf sebelumnya klo sy tb2 ikut nimbrung di blog ini .

    Jujur saya sangat terkejut ketika sy menemukan blog ini , karena memang ide ini sama dengan ide saya yaitu membuat minuman effervescent .

    Besar harapan saya untuk bisa berdiskusi lebih jauh dengan teman2 skalian masalah pembuatan minuman efervescent terlebih lagi kalau nantinya kita bisa bersinergi .

    kalau tidak keberatan bisa chat di fb atau ym sy . .
    fb : mahar ayu kd
    ym : mayaka_cab@yahoo.co.id

  12. artikel ini memang yang saya butuhkan untuk penelitian saya selanjutnya. mohon bantuannya yaa,saya ignin mencoba teh dari daun murbei dalam bentuk effervescent. semoga dari teman2 diats, bisa membantu dalam produksi pembuatan, walaupun cuman dalam bentuk granul effervescent serta mau menguji ke diabetes melitusnya. terimakasih. ummi dari makassar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s