Yogurt goreng?


Seperti sudah kita ketahui bahwa BAL yg terlibat dalam yogurt adalah L. bulgaricus dan S. thermophilus. Menurut hasil penelitian bahwa kedua jenis BAL ini tidak mampu tumbuh dan berkembang biak dalam saluran pencernaan manusia. OKI BAL ini tidak dikategorikan sebagai probiotik (mikroorganisme hidup yg bila dikonsumsi akan meningkatkan kesehatan dan kebugaran host). Walaupun demikian dari berbagai riset ditemukan berbagai efek terapeutik dari yogurt bisa karena aktivitas BALnya atau senyawa metabolit yang dihasilkan selama proses fermentasi atau kandungan susu itu sendiri misalnya Kalsium. Dengan demikian yogurt yg sudah mengalami proses pemanasan (pasteurisasi, sterilisasi, penggorengan) masih ada bisa untuk memberikan efek terapeutiknya dalam jumlah terbatas misalnya kemampuan sel BAL yg sudah mati untuk mengikat senyawa-senyawa mutagen/karsinogen dan kolesterol. Namun demikian yogurt (tanpa pemanasan) mempunyai efek terapeutik yg lebih bagus dibanding yogurt yang sudah diberi perlakuan panas. Lebih bagus lagi bila yogurt tersebut dibuat menggunakan starter L. bulgaricus dan S. thermophilus plus penambahan probiotik misalnya L. acidophilus, L. gasseri, L. casei, Bifidobacterium sp dll. dan dikonsumsi tanpa perlakuan panas.

Demikian dan semoga bermanfaat.

Wassalam

Usman Pato (Prof Pangan dan dekan FP UNRI)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s