Syukur dan peningkatan produktivitas

Nur Hidayat
Setiap manusia selalu menginginkan dirinya lebih baik dari yang lain, bahkan terhadap dirinya sendiri. Rasulullah SAW bersabda: merugilah orang yang hari ini sama dengan hari kemarin da celakalah yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin. Oleh sebab itu untuk dapat menjadi lebih baik, mau tidak mau kita harus melakukan apa yang disebut dengan manajemen waktu.
Manajemen waktu harus dimulai dari rumah karena segala sesuatu akan teras baik atau tidak sangat dipengaruhi oleh kondisi saat anda masih di rumah. Komunikasi yang menyenangkan harus diciptakan dari rumah agar anda dapat berangkat kerja/sekolah dengan baik. Dalam ajaran agama kita diwajibkan memulai dengan menghadap Allah kemudian memohon/berdo’a dan saat berangkat member sapa atau ijin pada yang ditinggal dan tinggalkan rumah dengan senyum dan do’a. berangkat kerja/aktivitas yg menyenangkan akan menjadikan kerja menjadi lebih menggairahkan.
Komunikasi yang tidak baik dalam lingkungan kerja dapat menurunkan produktivitas. Seorang atasn yang baik haruslan memotivai bawahannya setiap akan mulai kerja dengan senyum dan harapan bukan dengan kemarahaan apalagi ancaman absensi dengan upacara diterik matahari. Jadikanlah semboyan : “kerja dengan cerdas” motivasi bawahan bahwa mereka adalah pekerja2 yang cerdas yang mampu bekerja dengan baik tanpa dipaksa atau diawasi. Lakukan pengawasan dengan sapaan dan pujian atas keberhasilannya.
Pada saat istirahat, jangan mengambil jarak atau membuat jarak antara pimpinan dan bawahan, jadiakan saat istirahat adalah saat dimana kita adalah manusia yang bermasyarakat yang tidak dibatasi oleh jabatan tapi dilingkupi oleh persaudaraan dan etika. Bicarakan masalah yang mungkin kompleks dengan santai dan menyenangkan.
Marilah kita mulai meningkatkan produktivitas kita dengan kerja cerdas dan penuh persaudaraan untuk saling membantu dan meningkatkan kinerja bersama. Kita pasti bisa.

Iklan