Oleh: ptp2007 | Juli 8, 2008

Ekstraksi antosianin dari ubi jalar

Ubijalar kaya akan serat diet, mineral, vitamin dan antioksidan seperti asam fenolat, antosianin, tokoferol dan beta karoten. Selain bekerja sebagai antioksidan, senyawa karotenoid dan fenolat juga menjadikan ubi jalar menjadi menarik dengan warna krem, kuning, oranye dan ungu. Kandungan fenolat pada ubijalar sekitar 0,14 – 0,51 mg/g berat segar. ubijlara ungu mengandung 0,4 – 0,6 mg antosianin/g berat segar.

Beberapa metode telah dikembanngkan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan dalam bahan pangan atau sistem biologis. Dua metode yang umum digunakan dalam uji aktivitas antiokisdan adalah DPPH dan ABTS. Generator radikal bebas yang dipakai dlam DPPH adalah 2,2-diphenyl-l-picrylhydrazyl dan dalam ABTS adalah 2,2′-azinobis(3-ethyl-benzothiazoline-6-sulfonic acid.

Ekstraksi fraksi lipofilik dan hidrofilik (untuk analisis)

Tepunng ubijalar divortex selama dua menit dalam hexane. campuran kemudian disaring menggunakan Buchner funnel. Ekstraksi dilakukan dua kali dan ekstrak lipofilik yang diperoleh dievaporasi pada suhu 50 C menggunakan vacuum evaporator.

Residu setelah ekstraksi hexane kemudian di ekstraksi dua kali dengan metanol asam (asam asetat 7 % dalam metanol 80%) untuk memperoleh fraksi hidrofobik


Tanggapan

  1. dalam ubi jalar disebutkan adanya antioksidan yaitu tokoferol, yang saya tanyakan ada berapa jumlah tokoferol dalam 100 gram bahan dan metode apa yang digunakan untuk mendeteksi adanya tokoferol.
    trims

  2. aslkm..pak nur udah lama saya g ke situs bapak ini..

    waah..makasih banyak ya Pak informasinya.

    tapi menurut bapak baiknya apakah hanya antosianinnya saja yang di ekstraksi? mengingat banyak kandungan ubi ungu yang bermanfaat..apa lebih baik ekstraksi secara keseluruhan ya? dengan hanya menghilangkan tepung patinya saja??cara yang baiknya seperti apa ya pak?

    apa berarti metode ekstraksi untuk tiap zat yang saya inginkan berbeda ya pak??

    trimakasih pak

  3. oia, kestabilan zat aktif dalam effervescent itu dipengaruhi dengan tinggi-rendahnya pH, kalau ekstrak ubi jalar ungu seperti apa y pak kestabilannya?

  4. pak nur, kalo ekstraksi tersebut dengan larutan asam gimana ya? menurut Bapak apakah sisa ekstraksi masih dapat dimanfaatkan? kira-kira sisa tersebut masih mengandung apa saja Pak? terima kasih….kalau berkenan tolong balas ke email saya Pak.

  5. assalamu’alaikum
    pak, saya mahasiswa thp.mau tanya.
    1.ubi jalar bisa dijadikan pikel (baik dibuat dengan fermentasi spontan dan dengan penambahan bakteri asam laktat) tidak pak?
    2.sebaiknya untuk membuat pikel menggunakan ubi jalar yang bagaimana?
    terima kasih pak.
    maaf kalau tidak berhubungan dengan artikel yang di atas.
    kalau berkenan tolong dibalas ke email saya pak.
    wassalam

  6. dapat saja asal mentah ya. namun harus diperhatikan tekstur jangan sampai jadi rapuh karena biasnaya bahan berpati rusak dalam fermentasi ini. cobalah diteliti dari berbagai jenis dan umur simpan setelah pemanenan.

  7. sy mhsiswa lg penelitian, gm caranya supaya ekstrak kulit ubi jalar itu tahan lama, krna qta tau antosianin yg trkandung dalamnya kan rendah kestabilannya…
    thx ya..

  8. selama antosianin di larutan yang digunakan untuk ekstraksi dan disimpan baik rasanya tidak rusak. seang pada produk itu masalah lain.

  9. pak saya mau tanya, proses pembuatan tepung ubijalar tu gimana ya?terimakasih atas jawabannya.

  10. Pak Nur, saya mau analisis kandungan antosianin dan vit B6 daging umbi ubi jalar, tapi saya belum tau prosedur analisis kedua komponen tsb. Kalau tidak keberatan, tolong donk bapak berikan pada saya. Ditunggu ya balasannya. Trims.

  11. assalamu’alaikum
    pak, saya mau tanya lebih besar mana kandungan antosianin tepung ubi jalar ungu dan puree ubi jalar ungu?
    kslo dijadikan keripik apakah kadar antosianinnya berkurang jika dibandingkan dengan pemrosesan menjadi tepung atau puree.
    terimakasih.

    wasalam

    • ya dianalisa dulu yang jelas kalo tepung lebih sedikit airnya sedang puree lebih sedikit patinya. tidak jauh beda


Beri tanggapan

Your response:

Kategori